Universitas Brawijaya

Alumni Program Studi Ilmu Politik – FISIP

Akademisi

10 - 01 - 2015 admin
  • Natasha

s200_no_pic

Awal 2014 saya menyelesaikan studi di Ilmu Politik Brawijaya. Setelah itu saya bergabung di lembaga riset swasta selama satu tahun. Di tahun 2015 saya bekerja di perusahan farmasi Kimia Farma. Pengalaman bekerja sekitar 2 tahun membuat saya ingin lebih mencapai cita-cita yang lebih tinggi. Di awal tahun 2016 saya mengambil pendidikan non-formal bahasa inggris di Kampung Inggris Kediri Jawa Timur. Dan saat ini saya tengah menyelesaikan persiapan studi lanjut saya untuk ke luar negeri. Saya sedang mempersiapkan studi pascasarjana di negara Perancis.

  • Jefri Samodro

Jefri S

Lulus di tahun 2014 dari Ilmu Politik Universitas Brawijaya, saya menjalani aktivitas sebagai aktivis sosial. Selama masa kuliah saya banyak terlibat di berbagai organisasi dan mulai melakukan berbagai pengabdian masyarakat, serta advokasi bagi masyarakat miskin di Kota Batu. Selain itu saya juga sering mengikuti berbagai macam riset sosial di Jawa Timur. Dan saat ini saya tengah melanjutkan studi Pascasarjana di Universitas Indonesia di Salemba.

  • Iwan Ismi Febriyanto

iwan ismiTahun 2014 saya menyelesaikan studi di Ilmu Politik Brawijaya. Selama menjadi mahasiswa hingga lulus saya banyak beraktivitas di organisasi sosial. Saya juga sering terjun dalam pengabdian masyarakat. Sejak tahun 2015 saya mengambil pendidikan non-formal bahasa inggris di Kampung Inggris Kediri Jawa Timur. Dan saat ini saya sedang mempersiapkan studi saya ke luar negeri. Saya sedang mempersiapkan studi pascasarjana di Belanda untuk mengambil program studi  yang fokus pada bidang kebijakan publik.

  • Zubaidah Ika Nadzifa

zubaidah

Saat ini saya dalam proses akhir menyelesaikan studi pascasarjana di Universitas Airlangga. Saya juga sering melakukan riset politik maupun penelitian lainnya, baik itu selama masa kuliah maupun saat ini. Pengalaman di bidang riset, juga saya kembangkan disamping turut serta terlibat dalam mensukseskan progra-program organisasi, termasuk sosialisasi hingga membuat kerangka konsep teknis implementasi program tersebut.

  • Mochammad Fatkhurrohman

nanang fatkhur

Saya alumi Ilmu Politik Brawijaya angkatan 2010. Setelah lulus kuliah, saya melanjutkan studi pascasarjana di Universitas Gajah Mada Yogyakarta pada tahun 2015. Selama masa kuliah saya tergabung dalam beberapa organisasi yang banyak memberikan program sosial untuk masyarakat. Di samping itu juga, saya sering terlibat dalam berbagai penelitian sosial serta survey politik menjelang pemilihan kepala daerah.

  • Moh Hasbi Rofiqi

hasbiSaat ini sedang menempuh program Master nya di Pasca Sarjana Departemen Ilmu Politik Universitas Indonesia. Selain menjadi mahasiswa, dia juga aktif membantu program-program penguatan partai politik dan parlemen melalui Center for Election and Political Party (CEPP). Sebelumnya, Hasbi menyelesaikan studinya di Program Studi Ilmu Politik Universitas Brawijaya. Meskipun begitu, Hasbi juga aktif di berbagai organisasi baik intra maupun ekstra kampus diantaranya menjadi ketua himpunan mahasiswa ilmu politik, dan terakhir menjadi sekretaris jenderal badan eksekutif mahasiswa Universitas Brawijaya. Pemilu, Partai Politik dan Politik Media adalah bidang riset yang sedang menjadi concern-nya saat ini.

Hasbi juga pernah mempresentasikan karya ilmiahnya yang berjudul “water and it potential conflict in Indonesia” dalam Academic Conference International Association for Political Science Students di Universiteit Leiden Belanda pada 2010. Meskipun aktif di berbagai organisasi Hasbi berhasil meraih gelar sarjana ilmu politik dengan predikat cumlaude dari FISIP Universitas Brawijaya pada tahun 2012. Kurikulum Ilmu Politik UB sangat menunjang aktifitasnya selama ini, baik di bangku kuliah maupun di CEPP serta dosen-dosen yang qualified sangat membantu pencapaian sekarang.

  • Novy Setia Yunas

s200_novy.setia_yunasMemperoleh gelar sarjana di bidang Ilmu Politik dari Universitas Brawijaya Malang, sekaligus menyandang gelar sebagai lulusan terbaik FISIP UB tahun 2013. Selama kuliah ia aktif di HIMAPOLITIK FISIP UB dan dipercaya menjadi Ketua Divisi Internal HIMAPOLITIK. Setelah kuliah, ia melanjutkan pendidikan master Ilmu Politik di Universitas Airlangga Surabaya dengan konsentrasi analis politik dan mengawali karier sebagai staf pengajar program studi Ilmu Pemerintahan di salah satu universitas swasta di Jombang yakni Universitas Darul ‘Ulum Jombang. Menjadi akademisi memang merupakan cita- citanya. Bagi dia, banyak pengalaman yang diperoleh dari apa yang dilakukan saat ini. Pengalaman- pengalaman tersebut menjadi bekal untuk menjadi lebih baik di masa yang akan datang. Selain itu, berbekal ilmu yang diperoleh selama kuliah, ia memiliki banyak pengalaman penelitian dan survey dengan beberapa lembaga riset nasional seperti Populi Center, partner Otoritas Jasa Keuangan RI dan berbagai lembaga lain. Sempat pula menjadi partner dalam penelitian bersama ISEAS Singapore di tahun 2015 di Surabaya.

Figurnya yang sangat terpercaya ini juga mengantarkannya ditunjuk oleh Forum Pemilihan Ketua IKA Alumni Politik periode 2014-2020. pada tahun awal terpilih sebagai IKA Alumni, Yunas telah melakukan banyak gebrakan kegiatan baik dalam kaitannya mendukung kegiatan kampus, mahaiswa maupn masyarakat. Kegiatn-kegiatan tersebut dapat dilihat dalam web ini.

  • Abdullah Syukri

abdullah syukri

Jika mencari contoh seorang mahasiswa yang mampu menggabungkan kemampuan intelektual akademik dan kemampuan menggerakkan massa, M Abdullah Syukri adalah contoh yang ideal. Ditambah lagi, Syukri memiliki trah kultural yang kuat dalam tradisi pesantren dan Nahdlatul Ulama (NU). Lulus dengan IPK Cumlaude dalam waktu 3 tahun 10 bulan, menjadi lulusan termuda serta lulusan terbaik kedua di FISIP UB adalah bukti bahwa kapasistas secara akademiknya sangat mumpuni.

Ditengah kesibukan akademiknya, mahasiswa angkatan 2008 ini juga aktif dalam kegiatan organisasi mahasiswa baik intra maupun ekstra. Syukri terlibat dalam inisiasi pendirian Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik FISIP UB serta menjadi wakil ketua pertama, menjadi ketua KPU FISIP UB 2010, asisten Laboratorium Ilmu Politik dan Rekayasa Kebijakan (LAPORA) sekaligus terlibat dalam berbagai penelitian didalamnya dan menjadi ketua panitia diberbagai macam event mahasiswa. Di organisasi ekstra, mahasiswa asal Cirebon ini menjabat sebagai Ketua Umum Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Universitas Brawijaya 2011/2012, keberhasilannya menata kaderisasi PMII ditataran Universitas dan turut menginisiasi aksi gerakan mahasiswa yang melibatkan ribuan kader; seperti aksi penolakan kenaikan BBM, kasus korupsi pemerintahan dan lain-lain; membuat dirinya cukup disegani oleh kalangan aktifis mahasiswa di Kota Malang.

Gagasan-gagasannya tidak sebatas dalam wacana dan gerakan saja, namun ia tuang juga dalam karya Ilmiah, sehingga beberapa kali menjuarai lomba karya tulis mahasiswa, seperti juara 3 Essay MDG’s se-UB, juara 1 Essay Pendidikan se-UB, juara 3 Essay Politik Lingkungan se-UB serta pernah menjadi finalis lomba debat mahasiswa FISIP Se-Jawa. Berkat karir cemerlangnya selama mahasiswa, Syukri diberikan anugerah Medali Tan Malaka oleh Prodi Ilmu Politik sebagai akademisi dan aktifis terbaik 2012. Selama di Malang ia tinggal di PP Anwarul Huda, Pesantren yang diasuh oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Malang, KH Baidlowi Muslich.

Selepas lulus, ia lebih memilih untuk mengabdikan dirinya di pesantren yang diasuh oleh keluarga besarnya, Pondok Buntet Pesantren Cirebon, salah satu pesantren tertua ditanah jawa. Dalam kurun waktu itu pula, Syukri mendalami Ilmu agamanya di PP Al-Anwar Sarang Rembang dibawah bimbingan langsung ulama kharismatik dan sangat disegani di Indonesia, KH Maimoen Zubair. Disaat bersamaan, Syukri juga tidak meninggalkan aktifitas akademik dan organisasinya, ia terlibat dalam berbagai macam kegiatan yang dilakukan Averroes Community Malang, sebuah NGO yang bergerak dalam kegiatan pendidikan politik untuk masyarakat, jurnalistik, advokasi dan media.

Pada tahun 2016 ini, ia mendapatkan beasiswa Deutscher Akademischer Austausch Dienst (DAAD), sebuah beasiswa bergengsi di Eropa untuk master’s degree di Jerman. Ia akan kuliah di salah satu universitas terbesar di Jerman, Universitat Duisburg-Essen, dengan jurusan Master Development and Governance selama 1.5 tahun. Dengan kemampuan akademik, kepemimpinan, dukungan massa NU dan jaringan yang kuat, maka menjadiakan ia sebagai salah satu alumni Prodi Ilmu Politik FISIP UB yang paling potensial di masa depan.

  • Andy Ilman Hakim

andi ilmanLulus di tahun 2014, saya mendalami pekerjaan yang sebelumnya saya jalani sekitar 2 tahun. Menjadi staf di lembaga motivasi Insan Dinami Indonesia sejak tahun 2011 adalah jalan bagi impian saya untuk mengelilingi bagian dari Indonesia yang sering saya diskusikan selama menjadi mahasiswa. Keinginan untuk menjadi seorang akademisi masih menjadi prioritas. Di tahun 2015 saya ditetapkan sebagai asisten dosen di Universitas Brawijaya. Saat ini saya tengah melanjutkan  studi magister di Universitas Indonesia, sembari menjadi asisten Motivator, sekaligus manager di bidang marketing Insan Dinami Indonesia.